Ternyata Bisnis tidak hanya ada pada makanan & minuman, busana, tetapi bisnis terpal & tenda pun tidak kalah bersaing, apalagi kini telah banyak modifikasi yang dapat dibuat dari terpal yaitu untuk cover truck, mobil, motor, tali, tambang, jaring, tenda, kantong, tangki, building, dome, pertanian, rumah, pabrik. Bahkan, ketika ada bencana gempa bumi, terpal banyak dibutuhkan untuk pelampung, kantong jenazah, sedangkan bisnis tenda pun tidak hanya bergerak untuk keperluan liburan tetapi sudah merambah untuk tenda penampungan pengungsi darurat. Tenda kerucut, Tenda untuk pesta, dengan modifikasi & bentuk serta bahan yang lebih cantik.
Kebutuhan terpal yang paling banyak, dibutuhkan untuk usaha perkebunan, perikanan, pertambangan, dan lain sebagainya. Sementara untuk usaha kecil menengah, termasuk warung-warung tegal (warteg), terpal yang digunakan jenis plastik biasa PE. “Tetapi untuk kebutuhan storage es untuk ikan-ikan hasil tangkapan nelayan, biasanya terpal yang agak tebal
Sampai saat ini, sebagaimana perdagangan bebas China-ASEAN {CAFTA – China ASEAN Free Trade Agreement) sudah berlangsung, banyak importir asal China yang berusaha mendulang keuntungan bisnis terpal. Ternyata, banyak importir China yang sudah berani bermain dengan membuka toko. “Mereka berani buka toko sendiri. Sebetulnya memang tidak boleh karena status orang asingnya. Tetapi mereka biasanya memberi kepercayaan kepada relasi, atau sanak saudaranya. Mereka tidak hanya jual terpal, tetapi juga membuat pola, menjahit sesuai dengan kebutuhan konsumen. Bahkan dikethui, sudah ada importir asal China yang mendatangi vendor di daerah-daerah. Selain kebutuhan industri yang kian beragam, dan meningkat, terpal asal China dan Korea Selatan bisa saja menjual dengan harga bersaing serta kualitas yang lebih baik.

